xmlns:fb='http://www.facebook.com/2008/fbml' Jendela Informasi: Sejarah Statistik

Pages

Sejarah Statistik

Statistik sebagai sebuah ilmu yang terdiri dari banyak masalah yang dibahas, tidaklah dibangun dalam waktu sekejap. Ada rentangan waktu yang panjang serta banyak orang yang terlibat merumuskan, menyusun serta mengembangkan ilmu tersebut sampai saat sekarang ini. 

Sejak teori peluang dirumuskan pertama kali oleh Blaise Pascal serta Pierre de Fermat, statistika kemudian berkembang dengan sangat pesat. Peluang adalah dasar teori-teori statistika. Akan tetapi konsep ini tidak dikenal dalam pemikiran Yunani Kuno, Romawi dan bahkan Eropa pada abad pertengahan. (Jujun S, Filsafat Ilmu: 213)

Selain teori peluang, konsep statistik yang juga sangat dikenal adalah distribusi normal. Distribusi normal adalah salah satu distribusi kontinu. Distribusi normal standar memiliki rata-rata 0 dan standar deviasi 1. Distribusi normal ini ditemukan oleh Pierre Simon de Laplace (1749 – 1827). Laplace menemukan distribusi normal setelah mengembangkan konsep kekeliruan (error) dari Abraham Demoivre (1667 – 1754) serta konsep Thomas Simpson tentang distribusi kontinue (continuous distribution) dari suatu variabel yang cukup banyak. 

Pada perkembangan selanjutnya, Karl Friedreich Gauss (1777 – 1855) mengembangkan teori tentang kuadrat terkecil (least square), simpangan baku serta standar kekeliruan untuk rata-rata ( the standard error of the mean). Karl Pearson kemudian mengembangkan konsep Francis Galton tentang regresei, korelasi serta distribusi chi kuadrat.

Ahli lain yang terkenal dengan nama samara “student” adalah William Searly Gosset. Beliau mengembangkan konsep pensamplingan serta distribusi t. distribusi ini juga dikenal dengan      “student t”. Ronald Alylmer Fisher (1890 – 1962) juga mengembangkan desain eksperimen serta analisis varian dan kovarian, distribusi z, distribusi t, uji signifikansi serta teori perkiraan (theory of estimation).

Masih banyak ahli-ahli lain yang kemudian mengembangkan teori-teori statistika sampai dengan saat ini. Perkembangan statistika yang sangat pesat menjadikannya tidak bisa dipisahkan dengan kegiatan ilmiah. Perjalanan waktu yang akan datang mungkin kita akan melihat para ahli yang mengembangkan ilmu ini entah sampai sejauh mana. Mudah-mudahan kita termasuk mereka-mereka yang mengembangkan teori-teori baru statistika dan bukan hanya sebagai pengguna sejati.

1 Response to "Sejarah Statistik"

evi said...

kekliruan yang terjadi sebagai hasil pengukuran panjang semacam alat ternyata berdistribusi normal dengan nilai ekspetasi nol dan simpangan baku 1,5 cm. Berapa kekeliruan hasil pengukuran akan lebih dari 3 cm ?

Post a Comment